Thursday, July 14, 2011

Seni Foto Minuman Beralkohol


Minuman keras kalau dilihat efek memabukkan bisa saja orang berkilah minum sedikit diperbolehkan asal tidak mabuk, tetapi tentu saja bukan itu yang dimaksud dari larangan itu. Kalau saya di sini tentunya tidak ingin menuliskan kajian agama dari minuman beralkohol itu, melainkan sesuai judul yang tertulis, melihat sisi keindahan dari minuman beralkohol itu.
Keindahan seperti apa ? Kalau dari sisi botol, bisa saja minuman beralkohol disajikan dalam bentuk botol-botol yang unik dan menarik. Ada sisi lain keindahan yang tersembunyi dari jenis-jenis minuman beralkohol itu jika dilihat di bawah mikroskop.
Cairan yang secara visual akan terlihat transparan, ternyata akan berbeda jika dilihat secara mikroskopis dengan menggunakan perangkat mikroskop. Dari cahaya sinar putih yang melewati akan ada efek penyerapan, penghamburan dan pemantulan cahaya yang kemudian berefek warna-warni yang jika ditangkap sensor mata atau kamera akan memberikan pemandangan yang menakjubkan. Peristiwa penyerapan radiasi sesuai panjang gelombang tertentu yang karakteristik dengan gugus-gugus khromofor yang terdapat pada komponen minuman beralkohol tersebut.

Dengan perbesaran sampai 1000 kali menggunakan mikroskop yang baik, beberapa gambar berikut diambil oleh tim dari Jurusan Kimia Florida State University. Minuman biasa seperti vodka, rose wine dan tequila memberikan efek visual yang sangat indah.
Setiap gambar diperoleh dengan jalan meneteskan cairan minuman dan diletakkan dalam slide mikroskop. Setelah itu tetesan dibiarkan mengering dan slide kemudian ditempatkan di bawah mikroskop. Untuk proses pengeringan cairan secara alami dilakukan dengan menggunakan container atau dalam ruang pengering dengan silika gel.
Variasi visual minuman dapat terjadi karena komposisi minuman yang ada, termasuk keberadaan pengotor yang terdapat dalam minuman vodka. Warna yang tampak di mikroskop tidak selalu terkiat dengan warna viusal dari sampel minuman yang digunakan. Warna yang tampak di citra mikroskop ini lebih karena hasil polarisasi cahaya yang melewati sampel. Jadi termasuk jika cahaya melewati sampel berbentuk kristal yang dihasilkan dari pengendapan sebagian komponen minuma kristal ini, akan menghasilkan bidang yang berwarna lain.

Pina Colada

White Russian

Champagne

Chablis

Daiquiri

Whiskey

Sake

Vodka

Rosé

Tequila

Margarita


Description: Seni Foto Minuman Beralkohol Rating: 4.5 Reviewer: ukungzulfah - ItemReviewed: Seni Foto Minuman Beralkohol Posted by: Get Answer
Get Answer, Updated at: 1:22 AM

Kura-Kura yang Selamat dari Bencana Meteor



Kura-kura Boremys yang selamat dari tabrakan meteor yang melenyapkan dinosaurus sepertinya sama sekali tidak terpengaruh oleh bencana besar itu. Demikian menurut hasil studi yang dilaporkan dalam Society of Vertebrate Paleontology.
Menurut Walter Joyce dari University of Tubingen, kura-kura air mampu bertahan karena kemampuan alami untuk bertahan dalam kondisi berat. "Ketika temperatur terlalu dingin, mereka melakukan hibernasi. Ketika terlalu panas atau kering, mereka akan menggali lubang dalam lumpur dan menunggu kekeringan lewat," jelas Joyce. "Rupanya kemampuan itu juga berguna ketika tabrakan meteor 65 juta tahun yang lalu," tambah Joyce.
Berdasarkan fosil yang ditemukan di Hell Creek dan Fort Union di barat daya Dakota Utara dan sebelah timur Montana, ilmuwan menerka Boremys hidup 80 hingga 42 juta tahun yang lalu. Spesies yang mereka temukan menyukai daerah rawa di sekitar sungai tropis.
Boremys memakan tanaman lunak, moluska kecil, serangga dan ikan. Boremys terkecil memiliki panjang 25 sentimeter, sedangkan yang terbesar bisa mencapai 80 sentimeter.
Boremys tidak memiliki hubungan dekat dengan kura-kura modern. "Tetapi, mereka punya kebiasaan yang sama dengan kura-kura modern," jelas peneliti.
Saat meteor menabrak Bumi 65 juta tahun yang lalu, sebagian besar spesies dinosaurus yang punah. Sebagian lagi mengalami kehilangan individu dalam jumlah yang sangat besar. Sementara beberapa jenis lain, seperti kura-kura Boremys, mampu selamat. "Hewan-hewan besar mati dalam jumlah ribuan. Sementara itu amfibi, seperti kodok dan salamander, juga reptil, masih bisa bertahan karena mereka punya teknik yang membantu mereka hidup di kondisi sulit," kata Joyce.
Joyce juga menambahkan, hewan yang selamat masih harus menghadapi masalah. "Mereka tidak selalu mampu bertahan dari pemangsa," katanya.
Kura-kura modern saat ini pun menghadapi masalah itu. "Ironis, hewan yang sudah ada sejak 220 juta tahun yang lalu sekarang hampir punah karena aktivitas manusia. Mereka selamat dari asteroid, tapi tidak selamat dari spesies kita," kata James Parham, peneliti dari Field Museum of Naturan History.


Description: Kura-Kura yang Selamat dari Bencana Meteor Rating: 4.5 Reviewer: ukungzulfah - ItemReviewed: Kura-Kura yang Selamat dari Bencana Meteor Posted by: Get Answer
Get Answer, Updated at: 1:21 AM